Gelap yang kueja pada tanah basah
Sedari sore tadi
Pada usia, kusematkan rasa
Mungkin mesin waktu masih di buat
Ah, khayalan ini mematahkan aku
Lalu aku diam
Lantas kembali pada satu-satunya
Tempatku
Untuk meninggalkan patahan; Doa
Bandarlampung
HMJPBS, 09-10-2012
Tio Margono